Santunan Yatim Ramadhan, Semangat Berbagi Keceriaan

24 Mei 2019, Jum’at yang cerah lagi diberkahi. Cuaca hari itu cukup terang sedari pagi,  dan seiring waktu teriknya pun mungkin mulai mengurangi aktifitas kebanyakan orang-orang berpuasa. Tapi tidak demikian di Madrasah Qur’an Ibnu Hajar, suasanya justru mulai terlihat sibuk. Beberapa menyiapkan hidangan, membersihkan ruangan, dan segala aktifitas lainnya untuk persiapan acara ifthor jama’i dan santunan kepada anak-anak yatim.

Kegiatan yang rutin diadakan setiap satu tahun sekali, menjadi salah satu event besar dan program unggulan MQ Ibnu Hajar dalam program kerjanya. Bukan tanpa alasan, acara santunan ini in syaAllah menjadi bukti nyata bagaimana syiar dakwah islam Yayasan Ibnu Hajar Cendekia mampu dirasakan oleh santri maupun masyarakat sekitar.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan, para guru dan staff MQ Ibnu Hajar, Tokoh Masyarakat, para yatim dari masyarakat sekitar, seluruh santri dan walisantri semua tingkatan kelas. Dimulainya kegiatan sore itu ditandai dengan sambutan dari Ustad Endang Setiawan, al hafidz selaku ketua Yayasan. 

Dilanjut tashmi’ dari perwakilan santri kelas regular yang membawakan surah An Naziaat. Kegiatan pun semakin meriah dengan dihadirkannya penampilan marawis melantunkan shalawat-shalawat, dan tentunya para peserta begitu antusias menyaksikan.

Tak lupa kesempatan kali itu diselingi dengan kegiatan berkisah yang dibawakan oleh Kak Jun, para peserta terlihat mulai tertawa melihat aksi kak Jun di depan. Menceritakan kasih sayang Nabi Muhammad SAW terhadap salah seorang anak yatim di Makkah. Usai berkisah, kegiatan inti pun dimulai. Satu per satu nama penerima santunan dipanggil untuk diberikan bingkisan serta uang santunan. Baik dari perwakilan santri maupun masyarakat, penerima santunan yatim berjumlah 50 orang.

Langit pun tak terasa mulai gelap, sayup-sayup kumandang adzan maghrib mulai terdengar menandakan kegiatan berbuka puasa sudah bisa dimulai. Tentunya menjadi kegembiraan tersendiri dimana waktu berbuka tiba bagi orang-orang yang berpuasa, dan semoga berbahagia pula para anak-anak yang tak bisa lagi merasakan dekap hangat orang tuanya. Karena bahagianya mereka, in syaAllah pahala untuk kita semua yang peduli.

Dokumentasi Kegiatan

WhatsApp Hubungi Kami