Melihat Majunya Peradaban Kaum Tsamud Hingga Pendustaannya kepada Nabi Saleh

Share on facebook
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Alquran menyebutkan kisah para nabi dan rasul sebelum nabi Muhammad SAW, sebagai pelajaran berharga sepanjang masa. Kisah-kisah tersebut diabadikan dalam Alquran, salah satunya kisah Nabi Saleh, alaihissalam.  

Penghianatan yang dialami Nabi Nuh juga dirasakan Nabi Saleh. Umat Nabi Saleh, Suku Tsamud adalah salah satu umat tertua di dunia dengan peradaban yang maju. Pada sekitar adab 8 SM, kaum Tsamud telah mendirikan sebuah kerajaan bersama bangsa Arab yang lain, suku Nabataeans.

Al-Qur’an menyebutkan Allah SWT menganugerahkan kepada kaum Tsamud tubuh yang besar dan fisik yang kuat, serta dianugerahi kemahiran dan keahlian dalam bidang ukiran dan pahat memahat. Umat Nabi Saleh ini, dikenal sebagai entrepreneur dan arsitek yang ulung, mereka mampu membelah dan memahat gunung batu untuk kemudian dijadikan rumah atau istana.

Berbagai seni ukir, pahat, bangunan dan ornamennya yang artistik dan eksotis pun masih dapat kita lihat hingga hari ini, demikian menjadi bukti bahwa peradaban, pengetahuan dan teknologi mereka sangat maju pada zamannya.

Namun, kekayaan yang diberikan pada kaum Tsamud membuat mereka tamak, lupa diri, dan jauh dari Allah SWT. Karena sikap sombong dan angkuhnya serta mendustakan Nabi Saleh alaihissalam, mereka pun ditimpa azab pedih berupa petir menggelegar serta gempa bumi yang dahsyat sehingga meruntuhkan bangunan tinggal mereka.

Diolah dari berbagai sumber

Leave a Replay

WhatsApp Hubungi Kami