Mengenal Sang ‘Singa Allah’

Nama sebenarnya Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyim, seorang paman Nabi dan saudara sepersusuannya. Dia memeluk Islam pada tahun kedua kenabian, Ia Ikut Hijrah bersama Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam dan ikut dalam perang Badar, dan meninggal pada saat perang Uhud.

Hamzah lahir pada tahun 570 Masehi, yaitu pada tahun Gajah. Dia adalah saudara angkat Nabi Muhammad, karena seorang wanita bernama Thwaibah menjadi ibu persusuan mereka.

Sejak memeluk islam, Hamzah telah berniat untuk membaktikan segala keperwiraan, keperkasaan, dan juga jiwa raganya untuk kepentingan da’wah islam. Karena itu tidaklah mengherankan jika Rasulullah menjulukinya dengan sebutan “Asadullah” yang berarti singa Allah.

Pasukan kaum muslimin yang pertama kali dikirim oleh Rasulullah dalam perang Badar, dipimpin langsung oleh Sayyidina Hamzah, Si Singa Allah, dan Ali bin Abu Thalib menunjukkan keberaniannya yang luar biasa dalam mempertahankan kemuliaan agama islam, hingga akhirnya kaum muslimin berhasil memenangkan perang tersebut secara gilang gemilang.

Kemenangan Berujung Dendam Mendalam

Banyak korban dari kaum kafir Quraisy dalam perang tersebut, dan tentunya mereka tidak mau menelan begitu saja. Maka mereka mulai mempersiapkan diri dan menghimpun segala kekuatan untuk menuntut balas kekalahan yang mereka alami sebelumnya.

Akhirnya tibalah saatnya perang Uhud di mana kaum kafir Quraisy disertai beberapa kafilah Arab lainnya bersekutu untuk menghancurkan kaum muslimin. Sasaran utama perang tersebut adalah Rasulullah dan Hamzah bin Abdul Muthalib.

Dan mereka memiliki rencana yang keji terhadap Hamzah yaitu dengan menyuruh seorang budak yang mahir dalam menggunakan tombak dan organ hatinya akan di ambil dan akan di makan oleh Hindun yang memiliki dendam sangat membara karena suaminya terbunuh dalam perang Badar.

Syahidnya ‘Singa Allah’

Hamzah terbunuh dalam Pertempuran Uhud pada 22 Maret 625 M (3 Syawal 3 Hijriah) ketika dia berusia 59 tahun. Dia berdiri di depan Rasulullah, bertarung dengan dua pedang dan berteriak, “Aku singa Allah!”

Diolah dari berbagai sumber.

Leave a Replay

WhatsApp Hubungi Kami